Tradisi Nahdlatul Ulama · 24 Langkah

Panduan Tahlilan

Urutan bacaan tahlilan untuk mendoakan Almarhumah di peringatan 100 hari — panduan bagi tamu yang ingin mengikuti bersama.

Peringatan 100 Hari · Kami Berkumpul Mendoakan
Almarhumah Justina Rivai
binti Buyung Paduko Rajo
1936 — 2026
Cara mengikuti

Tahlilan dipimpin oleh imam. Tamu cukup mengikuti dengan tenang — tidak ada tuntutan untuk menghafal seluruh bacaan.

Jika Bapak/Ibu mengenal bacaannya, silakan ikut menyuarakan bersama. Jika tidak, cukup ucapkan "aamiin" setiap kali imam berhenti, dan niatkan dalam hati: "Pahala bacaan ini untuk ruh Almarhumah Justina."

Allah mendengar setiap bisikan. Kehadiran Bapak/Ibu di majelis ini sudah merupakan doa yang sampai kepada beliau.

Urutan singkat
1–4 Pembuka — Istighfar, Syahadat, Sholawat, Fidaú
5–8 Tawassul — kepada Nabi, malaikat, sahabat, ulama
9 Hadiah Fatihah & Surah Yasin untuk Almarhumah
10–16 Bacaan Al-Qur'an — Al-Ikhlas, Al-Baqarah, Ayat Kursi
17–20 Dzikir — Ya Arhamarrohimin, Sholawat, Hasbunallah
21–23 Inti tahlil — La ilaha illallah, Subhanallahil 'adzim
24 Doa Arwah — penutup, dipimpin imam
Bagian I · Langkah 1–4

Pembuka

Tobat, pernyataan iman, sholawat, dan tasbih pembuka — menyiapkan hati sebelum berdoa.

Imam memimpin istighfar tiga kali. Tamu mengikuti dengan suara lirih atau dalam hati.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Astaghfirullahal 'adzim
Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ
Asyhadu an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah
Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli 'ala Muhammad
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad.

Fidaú adalah serangkaian tasbih sebagai "tebusan" simbolik — pahala yang dihadiahkan kepada Almarhumah.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar
Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
Bagian II · Langkah 5–8

Tawassul

Mengirim Al-Fatihah secara berurutan kepada Rasulullah, para malaikat, sahabat, tabi'in, dan ulama — sebagai pengantar doa.

Imam membuka dengan: "Ila hadhrati an-Nabiyyil Mushthafa Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallam... lahul Fatihah." Seluruh jamaah lalu membaca Al-Fatihah bersama.

Tamu yang tidak hafal Al-Fatihah cukup mengikuti dengan tenang dan mengucap "aamiin" di akhir.

Imam memimpin: "Tsumma ila arwahi sayyidina Jibril wa Mikail wa Israfil wa Izrail wa hamalatil 'Arsy... lahumul Fatihah."

Imam: "Tsumma ila arwahi sahabatihi ajma'in wat-tabi'in wa tabi'it-tabi'in... lahumul Fatihah."

Imam: "Tsumma ila arwahil 'ulama'il 'amilin wal mujtahidin... khushushan ila Imam asy-Syafi'i wa Walisongo... lahumul Fatihah."

Bagian III · Langkah 9

Hadiah untuk Almarhumah

Momen inti — nama Almarhumah disebut, dan seluruh bacaan setelahnya dihadiahkan kepada beliau.

★ Buka Dulu Sebelum Bacaan Dimulai
Surah Yasin lengkap — 83 ayat dengan transliterasi →
Untuk mengikuti bacaan imam ayat demi ayat

Imam menyebut: "Khushushan ila ruhi Almarhumah Justina binti Buyung Paduko Rajo... wa ila arwahi jami'il muslimin wal muslimat... lahumul Fatihah."

Setelah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin — surah yang oleh Rasulullah ﷺ disebut sebagai "qalbul Qur'an" (hati Al-Qur'an), dan sangat dianjurkan dibaca untuk orang yang telah wafat.

Momen untuk khusyuk. Yasin berlangsung 15–20 menit. Pejamkan mata sebentar jika perlu. Niatkan dalam hati pahalanya untuk Almarhumah Justina. Bagi yang tidak fasih membaca, cukup mendengarkan dengan tenang dan menggerakkan bibir mengikuti — itu juga termasuk ibadah.

Tentang Surah Yasin

Rasulullah ﷺ bersabda: "Bacakanlah Yasin untuk orang yang wafat di antara kalian." (HR. Abu Dawud). Surah Yasin (83 ayat) penuh dibacakan imam pada majelis tahlilan. Di bawah ini disajikan tiga momen kunci sebagai pengantar — pembuka, inti, dan penutup — untuk membantu Bapak/Ibu mengikuti alur bacaan. Teks lengkap 83 ayat dengan transliterasi tersedia di halaman Surah Yasin.

Yasin · Ayat 1–5 (Pembuka)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ۝ يٰسٓ ۝ وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ ۝ إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ ۝ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ ۝ تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ۝
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Bismillahir rahmanir rahim
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Ya Sin.
Ya Sin — dua huruf pembuka, maknanya penuh diketahui hanya oleh Allah
Wal Qur'anil hakim.
Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah
Innaka laminal mursalin.
Sungguh engkau (Muhammad) termasuk salah seorang dari rasul-rasul
'Ala shirathin mustaqim.
Di atas jalan yang lurus
Tanzilal 'azizir rahim.
(Sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang
Yasin · Ayat 58 (Inti — Salam dari Allah)
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ ۝
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Salamun qaulan min rabbir rahim.
(Kepada mereka dikatakan): "Salam," sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

Ayat ini adalah jantung Surah Yasin — Allah sendiri yang mengucapkan "Salam" kepada penghuni surga. Inilah salam yang kita doakan agar diterima Almarhumah.

Yasin · Ayat 79–83 (Penutup)
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ ۝ الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ ۝ أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ ۝ إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ ۝ فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ۝
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Qul yuhyihal ladzi ansya'aha awwala marrah, wa huwa bikulli khalqin 'alim.
Katakanlah: "Yang akan menghidupkan tulang-belulang itu ialah (Tuhan) yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk."
Alladzi ja'ala lakum minasy syajaril akhdhari naran, fa idza antum minhu tuqidun.
Yang menjadikan untukmu api dari pohon yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari pohon itu.
Awalaisal ladzi khalaqas samawati wal ardha biqadirin 'ala an yakhluqa mitslahum, bala wa huwal khallaqul 'alim.
Bukankah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi itu mampu menciptakan kembali yang serupa dengan mereka? Tentu mampu. Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui.
Innama amruhu idza arada syai'an an yaqula lahu kun fa yakun.
Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah!" maka jadilah ia.
Fa subhanal ladzi biyadihi malakutu kulli syai'in wa ilaihi turja'un.
Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Ayat-ayat penutup Yasin — pengingat bahwa Allah yang menghidupkan pertama kali mampu menghidupkan kembali. "Wa ilaihi turja'un" — kepada-Nyalah kita kembali. Inilah yang sedang dialami Mama sekarang: kembali kepada Yang Maha Pencipta.

Untuk Mengikuti Bacaan Imam
Buka teks lengkap 83 ayat dengan transliterasi →
Bagian IV · Langkah 10–16

Bacaan Al-Qur'an

Surah-surah pendek perlindungan, dilanjutkan dengan ayat-ayat pilihan dari Surah Al-Baqarah — perisai dan tauhid.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۝ اللَّهُ الصَّمَدُ ۝ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۝ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ۝
Qul huwallahu ahad. Allahush-shamad. Lam yalid wa lam yulad. Wa lam yakun lahu kufuwan ahad.
Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
Diulang 3 atau 7 kali — mengikuti imam
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ۝
Qul a'udzu birabbil falaq, min syarri ma khalaq, wa min syarri ghasiqin idza waqab, wa min syarrin naffatsati fil 'uqad, wa min syarri hasidin idza hasad.
Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ۝
Qul a'udzu birabbin nas, malikin nas, ilahin nas, min syarril waswasil khannas, alladzi yuwaswisu fi shudurin nas, minal jinnati wan nas.
Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ۝ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ۝ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ۝ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ۝ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ۝ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ۝ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ۝
Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil 'alamin. Ar-rahmanir rahim. Maliki yawmid din. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinash shirathal mustaqim. Shirathal ladzina an'amta 'alaihim ghairil maghdhubi 'alaihim wa lad-dhallin.

Ayat-ayat pembuka Surah Al-Baqarah menggambarkan sifat-sifat orang muttaqin — yang bertakwa dan yakin kepada akhirat. Membacanya membawa cahaya Al-Qur'an kepada tempat peristirahatan Almarhumah.

Al-Baqarah · Ayat 1–5
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ۝ الٓمٓ ۝ ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ ۝ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ ۝ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ۝ أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ۝
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Bismillahir rahmanir rahim
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Alif lam mim.
Alif Lam Mim — huruf-huruf Al-Qur'an, maknanya penuh diketahui hanya oleh Allah
Dzalikal kitabu la raiba fih, hudan lil muttaqin.
Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya — petunjuk bagi mereka yang bertakwa
Alladzina yu'minuna bil ghaibi wa yuqimunas shalata wa mimma razaqnahum yunfiqun.
Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka
Walladzina yu'minuna bima unzila ilaika wa ma unzila min qablik, wa bil akhirati hum yuqinun.
Dan mereka yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya akhirat
Ula'ika 'ala hudan mir rabbihim wa ula'ika humul muflihun.
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan merekalah orang-orang yang beruntung

Rasulullah ﷺ menyebut Ayat Kursi sebagai sayyidul ayat — pemimpin seluruh ayat Al-Qur'an. Ia menggambarkan kekuasaan mutlak Allah — bahwa Dia tidak pernah kantuk apalagi tidur, bahwa ilmu-Nya mencakup segalanya, dan kursi-Nya meliputi seluruh langit dan bumi. Membacanya adalah salah satu amalan paling kuat yang bisa kita hadiahkan untuk orang yang wafat.

Ayat Kursi · Al-Baqarah 255
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ۝
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum,
Allah — tidak ada tuhan selain Dia — Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya —
la ta'khudhuhu sinatuw wa la nawm,
tidak mengantuk dan tidak tidur —
lahu ma fis samawati wa ma fil ardh,
milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi —
man dzal ladzii yasyfa'u 'indahu illa bi idznih,
tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya —
ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum,
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka —
wa la yuhituna bi syai'im min 'ilmihi illa bima sya'a,
dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki —
wasi'a kursiyyuhus samawati wal ardh,
kursi-Nya meliputi langit dan bumi —
wa la ya'uduhu hifdzuhuma,
dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya —
wa huwal 'aliyyul 'adzim.
dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Tiga ayat penutup Surah Al-Baqarah — termasuk "Rabbana la tu'akhidzna in nasina aw akhtho'na" (Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah).

Lihat teks lengkap di Bacaan Al-Baqarah.

Bagian V · Langkah 17–20

Dzikir Pengantar

Dzikir pengantar — memohon rahmat, mengirim sholawat, dan menyerahkan diri kepada Allah sebelum masuk inti tahlil.

يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، اعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا
Ya Arhamar-rahimin, u'fu 'anna waghfir lana
Wahai Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, maafkanlah kami dan ampunilah kami.
يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، ارْحَمْنَا
Ya Arhamar-rahimin, irhamna
Wahai Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, sayangilah kami.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ
Allahumma sholli 'ala Muhammad, wa 'ala ali Muhammad, kama shollaita 'ala Ibrahim, wa 'ala ali Ibrahim...
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan sholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim...
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Hasbunallahu wa ni'mal wakil
Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia sebaik-baik pelindung.

Kalimat ini dipanjatkan Nabi Ibrahim saat dilemparkan ke api Namrud — pernyataan pasrah dan tawakkal yang menyejukkan hati dalam masa duka.

Bagian VI · Langkah 21–23

Inti Tahlil

Inti dari "tahlilan" — pengulangan kalimat tauhid yang panjang dan khusyuk. Momen paling emosional dari majelis.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Astaghfirullahal 'adzim
Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhanallahil 'adzimi wa bihamdih
Maha Suci Allah Yang Maha Agung, dan dengan segala puji bagi-Nya.
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ
La ilaha illallah
Tiada tuhan selain Allah.

Inilah yang membuat majelis ini disebut tahlilan — pengulangan kalimat tauhid dengan suara bersama, mengikuti tempo yang dipimpin imam.

Diakhiri dengan kalimat penutup:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ، مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
Tiada tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah, semoga sholawat dan salam tercurah kepadanya.

Untuk tamu: Ikuti tempo imam. Tidak perlu menghitung — yang dihitung oleh Allah adalah niat dan kekhusyukan, bukan jumlah. Pejamkan mata jika perlu, dan biarkan kalimat ini mengalir dalam hati.

Bagian VII · Langkah 24

Doa Arwah

Doa penutup — dipimpin imam, dihantarkan dengan tangan terangkat, ditutup dengan aamiin bersama.

Imam memimpin doa panjang dalam bahasa Arab, sering disertai doa dalam Bahasa Indonesia. Inti doa untuk almarhumah:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا، وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Allahummaghfir laha warhamha, wa 'afiha wa'fu 'anha
Ya Allah, ampunilah dia dan rahmatilah dia, berikanlah kesejahteraan kepadanya dan maafkanlah dia.

Lihat doa lengkap di Doa untuk Almarhumah.

🤲

Posisi tamu: Angkat kedua telapak tangan setinggi dada, hadapkan ke atas. Ucapkan "aamiin" dengan jelas setiap kali imam berhenti. Setelah selesai, usap wajah dengan kedua tangan — penanda doa diterima dan diserap ke dalam diri.

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Sungguh kami milik Allah, dan kepada-Nya-lah kami kembali.
Terima kasih telah hadir mendoakan Mama.