Bagian 4 dari 4 · Langkah 11–12

Tahlil & Doa Penutup

Inti dari ziarah NU — mengumandangkan kalimat tauhid, diikuti dzikir, dan doa yang tulus dari hati.

Langkah 11 · Tahlil

Tahlil adalah inti ziarah kubur dalam tradisi NU. La ilaha illallah — tiada tuhan selain Allah — adalah kalimat tertinggi dalam Islam, kalimat yang diucapkan saat seseorang masuk Islam, dan kalimat yang diharapkan menjadi kalimat terakhir sebelum wafat. Mengumandangkannya berulang di sisi makam mengalirkan gelombang tauhid kepada jiwa yang beristirahat di sana.

Lafadz Tahlil & Dzikir dalam Bahasa Arab
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ
سُبْحَانَ اللهِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ
اللهُ أَكْبَرُ
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Tahlil Utama — minimal 33×
La ilaha illallah
Tiada tuhan selain Allah.
Ucapkan minimal 33 kali — boleh lebih banyak. Pejamkan mata jika perlu, resapi maknanya.
Dzikir lanjutan
Subhanallah (33×)
Maha Suci Allah — 33 kali
Alhamdulillah (33×)
Segala puji bagi Allah — 33 kali
Allahu Akbar (33×)
Allah Maha Besar — 33 kali
Penutup dzikir
La ilaha illallahu wahdahu la syarikalah,
Tiada tuhan selain Allah, Esa, tiada sekutu bagi-Nya —
lahul mulku wa lahul hamdu
bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian —
wa huwa 'ala kulli syai'in qadir.
dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Jika berziarah bersama rombongan, satu orang dapat memimpin tahlil dengan suara lantang sementara yang lain mengikuti dalam hati atau dengan suara pelan. Anak-anak pun boleh ikut mengucapkan La ilaha illallah.

Langkah 12 · Doa Penutup

Tutuplah dengan doa — pertama doa formal untuk orang yang wafat, kemudian doa Al-Qur'an untuk orang tua, lalu doa pribadi dengan kata-kata sendiri. Doa pribadi tidak kalah pentingnya dari doa berbahasa Arab. Allah mendengar setiap bahasa, setiap bisikan.

Doa untuk Almarhumah · Bahasa Arab
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا، وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Doa untuk Almarhumah (perempuan)
Allahummaghfir laha warhamha
Ya Allah, ampunilah dia dan rahmatilah dia
wa 'afiha wa'fu 'anha
berikanlah kesejahteraan kepadanya dan maafkanlah dia
wa akrim nuzulaha, wa wassi' mudkhalaha
muliakanlah tempat kembalinya dan lapangkanlah tempat masuknya
waghsilha bil ma'i wats-tsalji wal barad
dan sucikanlah dia dengan air, salju, dan embun
wa naqqiha minal khathaya kama yunaqqats-tsaubul abyadhu minad-danas
dan bersihkanlah dia dari dosa-dosa sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda
wa abdilha daran khairan min dariha
dan berikanlah dia tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya
wa ahlan khairan min ahliha
dan keluarga yang lebih baik dari keluarganya
wa adkhilhal jannata
dan masukkanlah dia ke dalam surga
wa a'idzha min 'adzabil qabri wa 'adzabin nar.
dan lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka.
Catatan gender: Doa di atas menggunakan laha / -ha untuk almarhum perempuan. Untuk almarhum laki-laki, ganti setiap lahalahu, -ha-hu, dan adkhilhaadkhilhu.
Doa dari Al-Qur'an · Untuk Kedua Orang Tua (berdasarkan Al-Isra: 24)
Doa untuk Orang Tua · Bahasa Arab
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Rabbighfirli wa liwalidayya
Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku —
warhamhuma kama rabbayani shaghira.
dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah mendidik aku sewaktu kecil.
Setelah semua doa Arab selesai

Lanjutkan dengan doa pribadi — dalam bahasa Indonesia, Minang, atau bahasa apapun yang terasa paling dekat di hati. Sampaikan rasa rindu, terima kasih, harapan, dan permohonan ampun untuk beliau. Tidak ada batasan waktu. Allah mendengar semuanya.

Ziarah Selesai

Tidak ada batas waktu
di sisi makam.

Duduklah selama yang dibutuhkan. Perciki tanah makam dengan air jika tersedia — ini sunnah. Boleh menyentuh nisan atau tanah makam. Tanaman atau bunga di atas makam diperbolehkan dalam pandangan NU.


"Ziarahlah ke kubur, karena ia mengingatkanmu kepada kematian."

— HR. Muslim, dari Abu Hurairah ؓ

Untuk Menambah Doa
Lanjutkan dengan Surah Yasin →
Jika ingin menambah doa untuk Almarhumah, Surah Yasin (36) — jantung Al-Qur'an — biasanya dibaca di sisi makam. Teks lengkap 83 ayat dengan transliterasi tersedia di halaman terpisah.

Panduan ini mengikuti mazhab Syafi'i dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia.