Tiga bagian dari surah terpanjang dalam Al-Qur'an —
awal, Ayat Kursi, dan penutupnya.
Tentang Surah Al-Baqarah: Rasulullah ﷺ bersabda,
"Bacalah Surah Al-Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya adalah berkah,
meninggalkannya adalah kerugian, dan para penyihir tidak mampu menghadapinya."
(HR. Muslim)
Langkah 8 · Awal Al-Baqarah (Ayat 1–5)
Ayat-ayat pembuka Surah Al-Baqarah menggambarkan sifat-sifat orang
muttaqin — yang bertakwa dan yakin kepada akhirat. Membacanya
di sisi makam membawa cahaya Al-Qur'an kepada tempat peristirahatan orang yang kita cintai.
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Bismillahir rahmanir rahim
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Alif lam mim.
Alif Lam Mim — huruf-huruf Al-Qur'an, maknanya penuh diketahui hanya oleh Allah
Dzalikal kitabu la raiba fih, hudan lil muttaqin.
Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya — petunjuk bagi mereka yang bertakwa
Alladzina yu'minuna bil ghaibi wa yuqimunas shalata wa mimma razaqnahum yunfiqun.
Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka
Walladzina yu'minuna bima unzila ilaika wa ma unzila min qablik, wa bil akhirati hum yuqinun.
Dan mereka yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya akhirat
Ula'ika 'ala hudan mir rabbihim wa ula'ika humul muflihun.
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan merekalah orang-orang yang beruntung
Langkah 9 · Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
Rasulullah ﷺ menyebut Ayat Kursi sebagai sayyidul ayat —
pemimpin seluruh ayat Al-Qur'an. Ia menggambarkan kekuasaan mutlak Allah —
bahwa Dia tidak pernah kantuk apalagi tidur, bahwa ilmu-Nya mencakup segalanya,
dan kursi-Nya meliputi seluruh langit dan bumi. Membacanya adalah salah satu
amalan paling kuat yang bisa kita hadiahkan untuk orang yang wafat.
Mohon verifikasi terhadap Mushaf sebelum publikasi
Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum,
Allah — tidak ada tuhan selain Dia — Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya —
la ta'khudhuhu sinatuw wa la nawm,
tidak mengantuk dan tidak tidur —
lahu ma fis samawati wa ma fil ardh,
milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi —
man dzal ladzii yasyfa'u 'indahu illa bi idznih,
tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya —
ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum,
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka —
wa la yuhituna bi syai'im min 'ilmihi illa bima sya'a,
dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki —
wasi'a kursiyyuhus samawati wal ardh,
kursi-Nya meliputi langit dan bumi —
wa la ya'uduhu hifdzuhuma,
dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya —
wa huwal 'aliyyul 'adzim.
dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Langkah 10 · Akhir Al-Baqarah (Ayat 284–286)
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah
di malam hari, maka keduanya akan mencukupinya." (HR. Bukhari-Muslim).
Ayat-ayat ini mengandung pernyataan iman paling bulat dalam Al-Qur'an, diakhiri
dengan doa yang mengetuk hati — memohon ampunan, keringanan beban, dan perlindungan dari Allah.